Singapore 2011: Jakarta – Singapore (Day 1)

Pada bulan November 2010, saya iseng-iseng cari tiket murah ke Singapore. Alhamdulillah kebetulan dapat tiket berangkat JKT-SING Mandala Air seharga Rp. 150rb (tiket Rp. + fuel surcharge) dan pulang SING-JKT dengan Lion Air seharga Rp. 250rb (tiket + fuel surcharge + airport tax).    FYI, Mandala Air dinyatakan bangkrut sebulan setelah penerbangan kami…..  Fiuhh, Untunglah…… mky_01    Gak kebayang deh jika dinyatakan bangkrut lebih awal karena kami sudah memesan semua tiket dan hotel secara online….. dan berhubung promo, jadi kami kebagian penerbangan jam 6 pagi.

Mandala Air (in memorial)

Hari keberangkatan merupakan hari yang kurang menyenangkan……   Pertama, karena kami belum pernah terbang keluar negeri, kami tidak tahu prosedur imigrasi yang ternyata cukup memakan waktu. Selain itu, anak-anak belum pernah bangun tidur sepagi ini (jam 3 pagi). Walhasil kami tiba di bandara jam 5.15 dan tergopoh-gopoh menuju counter check in.

Kedua, pada saat check in, saya hanya diberikan boarding pass oleh petugas Mandala tanpa diberikan kartu imigrasi yang sebenarnya harus diisi terlebih dahulu. Sehingga pada saat masuk counter imigrasi, petugasnya menanyakan kartu tersebut. Saya sempat stress berat karena waktu sudah menunjukkan pukul 05.55 dan suara panggilan untuk boarding pesawat sudah berkali berbunyi.   Untungnya petugas imigrasi tersebut baik, beliau mempersilakan anak-anak dan istri saya masuk duluan, sementara saya mengurus dokumen imigrasi ke counter Mandala Air. Akhirnya kami masuk pesawat jam 06.15. Begitu masuk pesawat, terlihat semua mata penumpang memandang sinis ke arah kami (Saya yakin dalam hati mereka berkata “Jadi ini toh yang bikin pesawat kena delay berangkatnya….” ). Maaf yah para penumpang….
Ketiga, anak-anak langsung sakit demam pada hari pertama tiba di Singapore. Mungkin karena kurang tidur dan masuk angin. Sebelumnya memang belum pernah mereka bangun sepagi ini, dan juga baru bisa sarapan jam 10 siang.

Changi International Airport
Changi International Airport

Setelah tiba di Changi International Airport yang ultra modern, kami langsung menuju stasiun MRT yang lokasinya berada dibawah bandara Changi dengan tujuan apartemen teman kami di daerah Choa Cu Kang. Sebetulnya ingin membeli kartu EZ Link, tapi berhubung tanggal 1 Januari adalah hari libur jadi tidak ada counter yang menjualnya. Terpaksa deh membeli tiket single trip lewat Automatic Ticketing Machine-nya. Sempat kebingungan karena saya tidak bawa uang dolar Singapore pecahan kecil. Untung bertemu dengan sesama orang Indonesia yang bersedia menukarkan dolarnya.

Stasiun MRT di Singapore yang bersih dan nyaman

Untuk menuju Choa Chu Kang, kami harus 2 kali berganti jalur, pertama di stasiun Tanah Merah dan kedua di stasiun Jurong East. Benar kata orang-orang, system transportasi di Singapore sangat mudah dan nyaman. Tidak perlu khawatir nyasar karena petunjuk lokasi sangat jelas dan rata-rata semua lokasi sudah dijangkau oleh MRT & LRT. Stasiunnya juga bersih banget. Kapan yah Indonesia bisa punya sistem transportasi seperti ini?

Apartement “The Warren”

Singkat cerita, kami tiba di Apartemen “The Warren” yang berlokasi persis di depan stasiun Choa Chu Kang. Berhubung anak-anak pada demam, terpaksa sisa hari ini hanya kami habiskan di apartemen agar anak-anak bisa istirahat. Kebetulan juga diluar cuaca hujan. Hiks…..

** Tips:   Pelajaran hari ini, Jika anda hendak traveling mengajak anak kecil berusia dibawah 5 tahun, sebaiknya pilih penerbangan yang agak siangan. Karena bagaimanapun juga, anak kecil tubuhnya sangat rentan. Kurang tidur dan perubahan cuaca sedikit aja, mereka akan mudah sakit.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *