Little tips for traveler

Hi alls,

Saya mau sedikit berbagi tips untuk teman-teman traveler, khususnya untuk yang baru mau pertama kali berpergian secara backpackers.

1. Rencanakan tempat tujuan wisata dan hunting tiket murah.

Bagian awal dari backpackers ialah browsing seluas-luasnya mengenai tempat wisata yang hendak dituju. Mulailah dari negara yang hendak dikunjungi, kemudian lokasi wisata yang ada di negara tersebut berikut dengan harga tiket masuknya, lalu akomodasi (hotel / hostel) yang sebisa mungkin dekat dengan sarana transportasi publik agar memudahkan perjalanan kita. Setelah semua informasi lengkap, mulailah susun anggarannya dan sesuaikan dengan budget kita. Tambahkan anggaran untuk makan berkisar antara 100 – 150 ribu per orang per hari. Jika nanti bisa berhemat, tentu bisa dimanfaatkan untuk berbelanja / jajan disana.  Tahap terakhir yang paling penting ialah hunting tiket pesawat murah.  Karena sesungguhnya biaya wisata ke luar negeri terbesar terletak pada biaya pesawat dan akomodasinya. Biasanya cuti saya akan selalu mengikuti kapanpun hari dan tanggal kita mendapatkan tiket murah tersebut.

2. Selalu minta Tourist Map dan Jangan takut untuk bertanya.

Setibanya anda di negara / tempat wisata yang hendak dikunjungi, segeralah mencari tourist information center dan meminta peta gratis. Biasanya di setiap bandara selalu tersedia counter ini dan rata-rata petugasnya bisa berbahasa inggris. Selain itu juga jangan pernah takut bertanya kepada orang sekitar mengenai tempat wisata yang dituju / toilet / tempat makan/ dll dan cara menuju ke lokasi tersebut. Memang tidak semua penduduk lokal bisa berbahasa inggris, tapi jangan takut, gunakanlah bahasa universal dari seluruh ras manusia diseluruh dunia:  Bahasa Tubuh.   Gerakkan badan anda sesuai dengan apa yang hendak anda inginkan atau langsung tunjuk tempat yang anda tuju di peta ke orang yang sedang anda tanya.

3. Manfaatkan fasilitas Google Map.

Jika anda pengguna Android, manfaatkanlah fasilitas offline map di google map di gadget anda. Aplikasi ini sangat sederhana, mudah penggunaannya dan hanya membutuhkan data internet untuk awal set lokasi saja. Berdasarkan tips nomer 1 diatas, silakan browsing lokasi-lokasi tujuan wisata anda di google map, kemudian ambil gadget anda dan bukalah aplikasi tersebut dan ketik titik tujuan wisata anda. Setelah menemukannya, didalam menu aplikasi tersebut pilihlah “Make available offline”, lalu silakan tentukan luasan area map daerah sekitar wisata anda. Menurut saya aplikasi ini akan berguna sebagai tambahan referensi selain tourist map dari negara yang kita kunjungi, karena informasi yang didapatkan bisa lebih mendetil daripada sebuah peta besar.

4. Rendam kaki didalam air hangat saat anda beristirahat di hotel / hostel.

Tidak bisa dipungkiri, karena waktu liburan yang terbatas sedangkan tujuan wisata yang hendak dikunjungi banyak, akan membuat kita berjalan kaki lebih jauh dari biasanya. Sehingga dijamin kaki terasa babak belur saat anda kembali ke hotel / hostel. Disarankan untuk meminjam ember ke pengelola hotel / hostel tersebut dan mintalah air hangat (kalau bisa agak lebih panas dari biasanya). Lalu rendamlah kaki anda mulai dari telapak kaki hingga lutut kaki selama 10 – 15 menit sembari dipijat secara lembut dan perlahan. Terapi ini saya rasakan sendiri sangat efektif mengurangi rasa pegal dan otot-otot yang kencang, selain itu juga mengurangi resiko kaki kram karena kelelahan setelah berjalan kaki seharian. Dijamin esoknya kaki anda akan terasa kembali segar untuk memulai petualangan anda berikutnya.

5. Manfaatkan kartu ATM dari bank yang memberikan fasilitas bebas tarik tunai di seluruh dunia.

Tips terakhir, bukalah rekening tabungan dari bank yang memberikan fasilitas bebas tarik tunai di seluruh dunia. Sebagai contohnya Bank Niaga yang saya gunakan saat ini (Oktober 2012) memberikan fasilitas bebas biaya tarik tunai di ATM seluruh dunia, asal memiliki logo Cirrus. Jaringan Cirrus ini merupakan bagian dari jaringan penarikan tunai international dari Mastercard.

                            

Banyak orang takut jika kurs Cirrus ini lebih tinggi dari pasaran….Padahal sesungguhnya tidak. Saya sudah membuktikannya di 3 negara: China, Hongkong & Macau. Kurs yang saya dapatkan justru lebih rendah daripada money changer manapun, termasuk Indonesia dan lokal setempat. Sebagai contoh 1 RMB = Rp. 1525 dari penarikan tunai dengan kartu debit Bank Niaga di mesin ATM Bank of China, sementara money changer lokal maupun Indonesia menawarkan 1 RMB = Rp. 1560. Dengan demikian anda tidak perlu repot-repot menukan rupiah anda ke dolar lalu tukar lagi ke mata uang negara setempat. Dan juga anda juga tidak perlu membawa banyak uang kemana-mana untuk mencegah hal yang tidak diinginkan (pencurian / ketinggalan / dll). Setelah perjalanan anda selesai, rekening ini tidak usah ditutup karena kelak bisa berguna untuk rencana berpergian anda berikutnya….kecuali jika pihak bank menutup fasilitas tersebut.

Demikian sedikit tips dari saya, Mudah-mudahan berguna dan bermanfaat bagi anda. Happy Travelling Guys…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *