Tips Menyusun Liburan ke Jepang

Jepang sejak dulu merupakan salah satu destinasi favorit saya untuk liburan. Sewaktu masa sekolah dulu, saya adalah seorang penggemar komik dan video games. Saking fanatiknya dengan dunia games dan kartun anime, mungkin boleh dibilang 30% kegiatan sehari-hari dihabiskan untuk kedua hobi saya ini. Seringkali orang tua marah-marah dan selalu mengatakan “Mau jadi apa kamu kalau disuruh belajar selalu susah….! Tiap hari kerjaannya main playstation mulu…. ” eusa_snooty miss those old times….. package_toys Dari situlah saya mulai sedikit mengenal dunia animasi jepang berikut dengan kebudayaannya. Sebagaimana seorang fans pada umumnya, tentu keinginan untuk melihat bentuk asli dari yang kita idolakan sangatlah besar, bahkan sampai terbawa mimpi saat tidur.mky_01 Dulu sempat saya merengek kepada orang tua agar diajak liburan ke Jepang, tapi tidak pernah dikasih tanpa mengerti pertimbangannya. Dan kini setelah bekerja barulah sadar bahwa ternyata liburan ke Jepang tidaklah murah…… Bahkan Jepang termasuk salah satu dari 5 besar negara di dunia dengan biaya hidup termahal.eusa_doh

liburan ke jepang
Next trip plan:   Japan 2017

Jepang termasuk negara yang makmur, modern dan berteknologi tinggi, namun tetap menjaga warisan nilai-nilai kebudayaannya. Kelestarian alamnya juga termasuk tetap terjaga baik ditengah pembangunan negerinya yang sangat cepat. Sejak awal tahun 2015 kemarin, pemerintah Jepang telah membebaskan Visa bagi warga negara Indonesia pemilik e-Passport yang berkunjung kesana, sehingga semenjak itulah turis Indonesia berbondong-bondong liburan kesana, khususnya para penggemar anime dan fanatik cosplay.amor Karena saya adalah tipe orang yang family traveler, tentu saja saya ingin menunjukkan keindahan Jepang kepada istri dan anak-anak tercinta. Dari hasil survey di internet, kira-kira dibutuhkan biaya minimal 10 – 15 juta / orang untuk liburan seminggu di Jepang. Tentu biaya ini akan semakin membengkak jika mengajak seluruh keluarga, apalagi saya hanyalah seorang karyawan biasa yang merasa setiap rupiah yang dikeluarkan itu terasa sekali nilainya. Bagi sebagian orang mungkin ada yang minder saat melihat nominal biaya liburan keluar negeri, khususnya jepang. Tapi seharusnya justru jadikanlah masalah ini menjadi sebuah tantangan untuk menyiasatinya. Karenanya saya mencoba menyusun strategi untuk mencapai cita-cita luhur ini di tahun 2017 yang saya akan share dalam bentuk tips menyusun liburan keluarga dibawah ini:

1. Hunting promo tiket pesawat

Tidak bisa dipungkiri, tiket pesawat merupakan salah satu penyumbang terbesar dalam pengeluaran liburan yang nilainya mencapai 30% – 45% dari budget. Karenanya rugi rasanya jika tiket semahal itu hanya dihabiskan untuk liburan selama 3 atau 4 hari saja. Untuk penerbangan jarak pendek mungkin tidak masalah, tapi untuk penerbangan diatas 5 jam biasanya menghabiskan waktu hampir seharian untuk flightnya jika menggunakan budget Airlines karena biasanya pesawat tersebut harus transit dulu di negara tertentu, seperti Singapore / Kuala Lumpur / Bangkok. Kalau saya biasanya menetapkan waktu liburan minimal 7 hari untuk liburan jarak jauh agar bisa lebih puas menjelajahi tempat wisata di negeri tersebut.

Promo tiket pesawat
Promo tiket pesawat

Rata-rata tiket pesawat ke Jepang PP untuk full service airlines adalah 6 jutaan dan 4.5 jutaan untuk budget airlines (Air Asia / Tiger air / Jetstar). Jadi mau tidak mau kita harus rajin buka website budget airlines untuk mencari promo menarik, seperti contohnya Air Asia yang setiap 3 bulan sekali menawarkan promo kursi gratis untuk penerbangan tahun depannya, atau jetstar yang sering menawarkan promo “take a friend for free”. Atau jika memilih full service flight, maka rajin-rajinlah datang ke travel fair yang menawarkan beragam promo diskon, seperti contohnya Garuda Travel Fair yang sering diadakan di beberapa kota besar di Indonesia. Keuntungan yang didapatkan adalah kita bisa mendapatkan tiket pesawat lebih murah sekitar 30% dari biasanya, namun kelemahannya adalah terkadang kita tidak tahu apakah kita bisa terbang di 6 bulan ke depan / tahun depan sebagaimana tiket yang sudah dibeli atau tidak. Manusia boleh berencana, namun tetap Tuhan yang menentukan. Termasuk saya yang sudah membeli tiket pesawat Air Asia untuk bulan April 2017 seharga 3 juta PP. Mudah-mudahan Allah memberi kemudahan bagi niat saya untuk membahagiakan keluarga dengan memberikan kesehatan, kemudahan finansial dan kelonggaran waktu agar kami bisa terbang sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya. Aaamiinnn…. eusa_pray

Oh ya, untuk mengatur finansial karena beban tiket ini adalah membuatnya menjadi cicilan bulanan. Beberapa maskapai atau website travel services seringkali bekerja sama dengan beberapa bank untuk menawarkan program cicilan 0%. Jadi manfaatkanlah kartu kredit anda sebaik mungkin agar beban harga tiket pesawat ini menjadi ringan dan tidak merusak cashflow kita sehari-hari. Sebagai contohnya dari total pembelian tiket Air Asia ke Jepang saya di bulan Februari 2016 untuk 5 orang adalah 15 juta dan dikonversi menjadi cicilan 0% selama 12 bulan, sehingga membuat saya hanya perlu mencicil 1,25 juta per bulan hingga masa keberangkatan saya bulan April 2017.

2. Membuat daftar tempat wisata yang ingin dikunjungi

tempat wisata di jepang
tempat wisata di jepang

Sembari menunggu setahun masa keberangkatan kita, mulailah menggali informasi tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi di Jepang nanti. Buatlah list tempat wisata yang baik dan susunlah berdasarkan alamat lokasinya. Jepang memiliki super buaanyakkk tempat menarik dan tidak akan pernah puas dijelajahi dalam masa liburan kita. Karenanya susunlah skala prioritasnya. Contoh attraction place di Jepang yang saya susun adalah sebagai berikut:

  • Tokyo:  Tsukiji Fish Market, Asakusa, Harajuku, kuil Meiji, Shibuya, Ueno park, Tokyo tower, Disneyland, gunung Fuji dan danau Kawaguciko
  • Toyama – Omachi:  Tateyama Kurobe Alpine Route
  • Kyoto:  Fushimi Inari, Arashimaya, kuil Kiyomizu dera dan Gion
  • Nara:  kuil Todaiji
  • Osaka:  Kyukan Aquarium, Tempozan Giant Ferrish Wheel, Shinsaibashi,dotonbori dan Osaka castle

3. Pelajari moda transportasinya

Tiap negara memiliki sistem transportasi yang berbeda. Tidak seperti Indonesia, rata-rata negara maju pasti memanfaatkan kereta api sebagai basis transportasi massalnya dan sudah menjangkau sebagian besar tempat wisata unggulan. Kalaupun harus menggunakan bis, biasanya peta dan rute perjalanannya sudah jelas dan turunnya pasti di halte-halte yang telah ditentukan. Waktu keberangkatannya juga rata-rata tepat dan stasiun / terminalnya nyaman. Karenanya ajaklah keluarga mendapatkan pengalaman untuk merasakan kenyamanan dan kemudahan MRT di negara yang dikunjungi, seperti monorail, kereta bawah tanah (subway), tram, cable car, kereta cepat, dll. Jadi pelajarilah pilihan transportasi terbaik untuk menjangkau tempat wisata yang sudah disusun sebelumnya. Cara paling mudah melihatnya adalah dengan memanfaatkan google map. Kita tinggal memasukkan tempat tujuan wisata yang dituju, lalu klik direction, dan masukan titik keberangkatan kita. Google akan memberikan informasi pilihan transportasi terbaik yang bisa kita pilih, lengkap dengan estimasi durasi perjalanannya, sehingga kita bisa mengukur time table dan membuat daftar jumlah tempat wisata yang kira-kira bisa dikunjungi dalam sehari.

bantuan mencari akses transportasi via google map
Bantuan mencari akses transportasi via google map

Selain itu yang tidak kalah penting adalah metode pembayarannya. Beberapa negara tertentu memiliki kartu sakti yang berguna untuk semua kebutuhan kita. Contohnya di Hongkong yang memiliki Octopus card atau Singapore yang memiliki Ez Link card atau Jepang yang memiliki Suica card. Dan juga rajin-rajinlah mencari promo termurah untuk transportasi tersebut di internet, seperti contohnya Jepang yang menawarkan JR Rail pass untuk turis bisa menggunakan seluruh jaringan transportasi JR East selama 7 / 14 / 21 hari, atau juga one day Common Tokyo pass yang bisa digunakan turis untuk berkeliling tempat wisata naik jaringan kereta Toei & Tokyo Metro selama seharian penuh.

jaringan transportasi di jepang yang rumit
jaringan transportasi di jepang yang rumit

Dari pengalaman saya berkeliling asia, negara yang paling canggih dan rumit sistem transportasi nasionalnya adalah Jepang. Jika kebanyakan negara maju hanya memiliki 1 perusahaan untuk mengelola transportasi massal publiknya, maka tidak demikian dengan Jepang. Disana selain perusahaan milih pemerintah, sektor swasta juga ikut terlibat dalam pengembangan jaringan transportasi nasionalnya yang berbasis kereta & bis. Contohnya: Tokyo yang memiliki jaringan kereta api JR East, Toei line, Tokyo Metro, Odakyu dan Yurkamome line. Semua orang yang pertama kali membaca peta jaringan kereta di Jepang pasti pusing saking banyaknya jalur kereta yang saling tumpang tindih. Saya sendiri membutuhkan waktu hampir 2 minggu untuk mencerna peta tersebut, itupun belum semuanya berhasil dipahami dengan baik. 26375_1376409621071_1556781579_942188_6492369_a

4. Merancang itinerary

Draft itinerary Jepang saya
Draft itinerary Jepang saya

Langkah selanjutnya adalah menyusun itinerary liburan kita. Dari daftar tempat wisata yang ingin dikunjungi, susunlah urutannya berdasarkan peta lokasi dan kemudahan transportasinya agar waktu liburan kita yang sangat sempit ini menjadi efektif dan efisien. Jangan sampai waktu menjadi habis terbuang percuma diperjalanannya. Coba untuk menyusun draft rundown acaranya dari hari ke hari, dari jam ke jam. Simulasi estimasi durasi waktu perjalanan bisa memanfaatkan google map. Untuk menghemat anggaran menginap, kita bisa memanfaatkan bis / kereta malam jika berpindah kota, sehingga aktivitas siang hari bisa maksimal untuk penjelajahan dalam kotanya. Itinerary ini bersifat fleksibel dan bisa berubah tergantung situasi dan kondisi, sehingga buatlah plan 1, plan 2, dst. Karena berdasarkan pengalaman saya, sejauh ini keberhasilan pencapaian antara rencana vs aktual hanya mencapai 80% karena berbagai faktor saat perjalanan, mulai dari hujan, kemacetan, ataupun keasyikan menjelajahi di satu tempat.26375_1376448222036_1556781579_942416_3021269_a

5. Menghitung anggaran

Setelah kita memiliki itinerary, maka kita bisa mulai memasukkan biaya dari lokasi yang hendak dikunjungi, biaya transportasi dan biaya penginapannya. Dari sinilah kita bisa menghitung apakah perjalanan ini melebihi anggaran atau tidak, dan tentu saja menjadi gambaran jumlah uang yang harus kita tabung selama menunggu keberangkatan kita keluar negeri. Jika tidak sesuai, maka itinerary bisa dirubah dengan memasukkan tempat wisata / tempat penginapan yang lebih murah. Kalau transportasi darat sih biasanya komponennya tidak besar.

draft itinerary Jepang saya dengan anggaran
draft itinerary Jepang saya dengan anggaran

Sekedar tips:

  • Jika anggota traveling kita lebih dari 4 orang, terkadang menggunakan taksi akan lebih hemat daripada kereta / bis.
  • Jika anggaran terbatas, carilah tempat wisata yang sifatnya gratisan. Contoh:  kuil / shopping arcade / taman hijau / dll. Meski gratisan, tapi dijamin kita tetap akan mengalami suatu pengalaman yang unik saat melihatnya, karena setiap negara memiliki ciri khas masing-masing yang menarik untuk diamati dan dijelajahi untuk menambah wawasan kita. 26375_1376468182535_1556781579_942606_6271433_a
  • Agar tidak rugi kurs beli – jual, kita tidak perlu membawa uang dolar / mata uang setempat secara berlebihan. Kita bisa memanfaatkan kartu debit CIMB Niaga yang bebas biaya tarik tunai dimanapun, termasuk luar negeri dengan sejumlah saldo terakhir sebelum penarikan. Jadi kita bisa mengambil secukupnya sesuai kebutuhan itinerary yang telah dibuat, karena membawa uang berlebih juga menimbulkan resiko kehilangan / kriminalitas. Info lebih lanjut mengenai tips ini bisa baca di artikel blog saya sebelumnya.

6. Booking hotel / apartemen

Tempat penginapan merupakan komponen biaya terbesar kedua setelah pesawat. Apalagi jika jumlah peserta traveling lebih dari 2 orang, bisa terpaksa memesan lebih dari 1 kamar. Kebanyakan hotel dimanapun rata-rata menawarkan kamar twin / double bed. Karenanya cobalah cari hotel yang memiliki “tripple bed room”. Di beberapa negara maju menerapkan aturan ketat mengenai batas maksimum jumlah tamu penghuni kamar hotel, contohnya seperti negara Jepang / Singapore / Hongkong. Jika mengajak anak, maka bacalah aturan yang jelas apakah tempat penginapan tersebut masuk kategory child friendly atau tidak. Untuk pemesanan hotel di luar negeri, sebaiknya booking hotelnya via website traveling parner international seperti agoda.com / booking.com. Pengalaman saya saat pesan budget hotel di Bangkok via Traveloka (website traveling lokal), pihak hotelnya terlihat kebingungan apakah pesanan saya ini valid atau tidak.

Jika ingin hemat, kita bisa mencari hostel yang rata-rata biaya penginapannya dihitung per kepala. Memang tingkat kenyamanannya tidak bisa disamakan dengan hotel, tapi kita akan mendapatkan pengalaman membaur dan bersosialisasi dengan traveler dari negara lain. Yang harus diperhatikan saat memesan hostel adalah tipe kamarnya dormitory atau private, tipe kamar mandinya itu shared toilet atau tidak. Untuk memesan hostel juga sebaiknya via website hostel international sepert hostelworld.com. Bacalah review mengenai hostel tersebut untuk masalah kebersihan, lokasi dan pelayanannya agar kita tidak kecewa saat aktual disananya.

mencari apartemen via airbnb
mencari apartemen via airbnb

Selain hotel / hostel, saya merekomendasikan sewa apartemen bagi traveler yang mengajak keluarga dalam jumlah  yang banyak. Karena selain lebih hemat, kita bisa merasakan menjadi warga negara setempat yang tinggal disana. Selain itu, rata-rata apartemen memiliki mini kitchen set, sehingga kita bisa memasak untuk menghemat anggaran makan, dan juga beberapa juga memiliki mesin cuci, sehingga kita bisa hemat pakaian di koper/ tas karena bisa mencuci pakaian ganti.26375_1376456182235_1556781579_942487_1758330_n Yang perlu diperhatikan saat memesan apartemen adalah yang dipesan hanya kamar saja atau seluruh apartemen (private). Untuk memesan apartemen sebaiknya via website airbnb.com yang sudah memiliki reputasi yang baik. Anda tidak perlu khawatir, setelah selesai memesan, pemilik apartemen akan mengirimkan detail denah menuju lokasi dan petunjuk untuk mencarinya. Info lebih lanjut mengenai cara pemesanan via airbnb bisa baca di artikel saya yang lain di blog ini.

Dan yang paling utama dari tempat penginapan dipilih adalah lokasinya. Sebaiknya pesanlah tempat penginapan yang terdekat dengan stasiun kereta / terminal bis. Karena selain memudahkan mobilitas kita, terkadang kita akan sangat kelelahan setelah berjalan kaki keliling kota seharian. Sehingga tidak membutuhkan extra langkah yang melelahkan lagi jika hendak pulang ke tempat penginapan. Saya sendiri akhirnya memilih untuk menyewa apartemen selama di Jepang agar lebih hemat untuk keluarga saya. Untuk mengakali finansialnya, saya memesannya saat dapat THR lebaran…. big_smile Sengaja juga pesan jauh hari agar bisa mendapatkan apartemen yang bagus dan dekat dengan stasiun.

7. Berburu promo tempat wisata dan tiket transportasi darat/lautnya

Kyoto higashiyama Hanatouro 2016 di website http://www.hanatouro.jp
Kyoto higashiyama Hanatouro 2016 di website http://www.hanatouro.jp

Sembari periode menunggu keberangkatan, rajin rajinlah membaca website travel guide yang disediakan oleh departemen pariwisata negara setempat, contohnya website japan-guide. Seringkali banyak promo menarik yang ditawarkan ataupun event-event khusus / pesta perayaan sesuai dengan musim yang sedang berlangsung. Selain itu juga sering-seringlah membaca website resmi dari tempat wisata yang ingin dikunjungi, contoh Disneyland, legoland, dll. Terkadang mereka juga memiliki promo khusus jika memesan di depan (advance booking).

8. Cari info tempat makan

aneka kuliner di jepang
aneka kuliner di jepang

Jangan lupakan juga urusan perut. Tiap negara memiliki ciri khas masakan dan makanannya masing-masing yang terkadang tidak sesuai dengan lidah kita. Bagi pecinta kuliner, tentu hal ini adalah yang paling dicari karena kesempatan merasakan masakan penduduk asli. Tapi bagi traveler muslim, hal ini biasanya menjadi masalah karena tingkat kehalalannya pasti akan diragukan. Karenanya bagi traveler yang sensitif untuk urusan makanan, sebaiknya memesan apartemen / hostel agar bisa memasak sebelum berpergian. Bahan baku bisa dibawa dari rumah, seperti sejumlah beras, daging kornet, sosis, abon, dll. Carilah informasi dan referensi restoran yang sesuai, lalu cocokkan dengan rute perjalanannya agar nanti tidak perlu repot-repot lagi berkeliling mencari restoran saat jam makan siang / malam.

9. Menabung

Terakhir adalah hal yang paling penting, yakni menabung…. 26375_1376456542244_1556781579_942495_3749450_n Tentu biaya perjalanan liburan tidaklah murah, apalagi Jepang. Secara hitungan kasar saja perjalanan saya untuk 9 hari 8 malam akan memakan biaya 45 juta (termasuk pesawat). Dari anggaran ini, masih harus ditambah biaya tidak terduga kira-kira 25%, sehingga kurang lebih saya harus menyediakan dana sekitar 60 juta. Karenanya jika dibagi 12 bulan, maka saya harus menabung 5 juta per bulan. Jika anda termasuk orang yang sifatnya boros, maka disarankan ikut tabungan rencana 1 tahun dari bank manapun dan tidak bisa dicairkan dana ini hingga masa keberangkatan kita. Dan berhubung kurs negara Indonesia rata-rata tiap tahun selalu melemah terhadap semua mata uang negara lain, kalau perlu sebaiknya menabung dalam bentuk US dollar.

Visit Jepang 2017, Bismillah
Visit Jepang 2017, Bismillah

Demikianlah strategi yang saya lakukan. Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk pembaca blog saya ini dan menjadi tips untuk merancang liburan keluarga. Cara paling mudah agar terbebas dari semua keribetan diatas tentu saja adalah dengan ikut paket tour yang disediakan oleh berbagai perusahaan tour & travel. Tapi menurut saya “A vacation is not just about sightseeing, but it’s also the art of the preparation & journey itself”. Dan percayalah, paket tour liburan untuk 2 orang itu bisa bermanfaat untuk 3-4 orang jika jalan sendiri. Bagi saya pribadi, sistem transportasi di Indonesia adalah yang paling rumit dan susah jika dibandingkan dengan negara lain. So why should you afraid of doing solo traveling? 6 Happy vacation guys!! 26375_1376468822551_1556781579_942622_7157114_n

6 Comments Add yours

  1. Robby Suhendra says:

    Mas Boleh Inbox gak, itinerary nya,
    Saya sedang menyusun itinerary untuk 11 hari 10 malam ke jepang pada bulan agustus 2018 jadi butuh banyak referensi dan juga ini adalah menjadi visit pertama saya dan keluarga.
    Terima kasih

    1. Akthuro says:

      Halo mas Robby.
      Untuk itinerary liburan ke Jepang saya bisa dilihat di salah satu postingan saya ini:
      http://www.kingjourneys.com/2017/03/26/menyusun-itinerary-liburan-ke-jepang-11-hari-10-malam/
      Mudah-mudahan bisa membantu. terima kasih

  2. Robby Suhendra says:

    Boleh tanya Mas Mengenai Booking Apartment via Airbnb, saya sudah reservasi apartment di airbnb, dan sudah mendapatkan persetujuan (??) dari host. kemudian saya coba contact host via email dan whatsapp untuk nomor yang diberikan, cuman tidak dibalas2. Kalau lihat prosedur cancellationnya, jika di cancel dalam 48 jam setelah booking maka uang akan kembali.
    Sebaiknya bagaimana ya? apa saya tunggu 12 jam kedepan, kalau tidak ada reply, dicancel saja ya

    1. Akthuro says:

      Kalau sepengalamanku kemarin 2x menginap di apartement sana sih rasanya orang Jepang gak main Whats up / Line mas Robby. Kita berkomunikasi benar-benar via messanger di airbnb. Nanti airbnb akan me-remind terus ke host-nya untuk reply pesan kita, karena akan berefek ke turun peringkat mereka kalau lama balasnya. Responsnya semuanya cepat kok, tidak pernah lebih dari 3 jam (kecuali jika malam hari). Mereka lebih percaya komunikasi dengan penyewa lewat airbnb daripada bicara langsung. Coba juga tanya langsung ke hostnya untuk no telp atau media komunikasi yang bisa dihubungi, karena terkadang no telp yang ditaruh di airbnb itu berbeda dengan yang sehari-hari mereka gunakan.

  3. Eri says:

    Terima kasih untuk informasinya sangat bermanfaat untuk kami yang akan liburan bersama 2 orang anak,kalau boleh bisa share itinerarynya via email saya untuk reverensi,thanks

    1. Akthuro says:

      Halo mas eri,
      Untuk itinerary saya bisa dilihat di http://www.kingjourneys.com/2017/03/26/menyusun-itinerary-liburan-ke-jepang-11-hari-10-malam/
      Selamat liburan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *