Indotrip 2016: Banjarnegara – Dieng – Pangandaran – Garut (Part 1)

on

Libur sekolah dan Lebaran enaknya mau liburan kemana yah? Mau mudik, orang tua semua di Jakarta…… Mau liburan keluar negeri, tiketnya sudah mahal semua…. Jadinya ya pilihan terbaik adalah liburan di negeri sendiri….. amor Sempat diskusi, seru juga kali jika main ke Malang….. Tapi saat melihat harga tiket pesawat / kereta yang sudah sangat overprice jadi sukses membuat kami mundur teratur….. 26375_1376467942529_1556781579_942601_3827357_n Karenanya kami memilih melakukan roadtrip demi menghemat ongkos transportasi. Itinerary pun mulai disusun mendadak dan perburuan cepat untuk hotel yang available juga dimulai. Akhirnya diputuskan liburan kali ini ke Banjarnegara, Dieng, Pangandaran dan Garut. Tadinya sempat terpikir untuk memulai perjalanan setelah shalat ied dan silaturahmi siangnya, namun karena khawatir masih macet maka kami memilih untuk berangkat H+2. Apalagi saat itu kebetulan ada tragedi “Brexit” aliat kemacetan luar biasa di gerbang pintu tol Brebes Timur yang membuat para pemudik terdampar 1 sampai 2 hari di Brebes hingga memakan korban jiwa, sehingga membuat kita sedikit ketar ketir untuk melakukan perjalanan ini. Selain itu memang kebanyakan hotel baru tersedia setelah hari H+4 yang notabene sudah arus balik. Karena berencana berangkat H+2, tentunya harus sedikit tricky untuk mengantisipasi masalah akomodasinya. Salah satunya adalah memilih berangkat malam, lumayanlah mengurangi ongkos menginap 1 hari….. 26375_1376456542244_1556781579_942495_3749450_n

Roadtrip hari 1 & 2:  JKT – Purbalingga – Banjarnegara

Jam 19.30 kami memulai perjalanan darat kami setelah makan malam. Alhamdulillah sepanjang tol Jakarta – cikampek semuanya lancar. Sempat isi full tank dulu di KM57 sembari istirahat sebentar, lalu perjalananan dilanjutkan hingga keluar gerbang tol pejagan jam 23.30. Niat awal sih setelah keluar tol mau belok ke kanan arah purwokerto, namun rupanya tidak bisa. Mungkin karena pembelajaran dari tragedi Brexit saat H-2 lebaran kemarin membuat polisi membuat rute 1 arah.eusa_doh Jadi semua kendaraan yang keluar dari Pejagan / Brebes Timur pun diarahkan ke Pemalang hingga Tegal. Tidak ada satupun U-turn untuk putar balik hingga Tegal. Namun demikian Alhamdulillah jalanan sangat sepi di tengah malam hari, sehingga perjalanan munuju Tegal pun bisa ditempuh dalam waktu yang singkat. Dari Tegal, kami belok kanan menuju arah Slawi. Dari Slawi sebetulnya ingin lewat jalan utama menuju Ajibarang & Purwokerto, namun kembali oleh Polisi diarahkan menuju Purbalingga via jalur alternatif pulosari. Sempat bingung juga karena rute ini tidak lazim dan pengalaman pertama…..26375_1376448222036_1556781579_942416_3021269_a memang sangat lancar sih dan aspalnya juga bagus, tapi jalanannya tergolong kecil karena tersedia hanya 2 jalur, sehingga butuh extra konsentrasi karena sepanjang perjalanan sangat gelap dan kurang penerangan. Berhubung mata sudah pedas dan ngantuk luar biasa, terpaksalah kami mencari masjid untuk beristirahat sebentar.mky_05 Lumayanlah dapat tidur 1,5 jam dan shalat subuh sekalian cuci muka.26375_1376456182235_1556781579_942487_1758330_n

purbalingga
Alun-alun Purbalingga

Jam 07.00, alhamdulillah mobil kami tiba di Purbalingga dan pas betul cacing-cacing di perut sudah pada demo kelaparan. Celingak celinguk mencari sarapan namun sayang tidak ada yang buka karena masih suasana lebaran. Alhamdulillah di alun-alun Purbalingga banyak terdapat jajanan. Asyik juga alun-alun disini, terlihat banyak warga yang berolah raga pagi dan wisata kuliner di depan mesjid agungnya, mulai dari tempe mendoan, ketoprak, lontong sayur, nasi gudeg, nasi pecel, sate ayam, dll. Soal harga dijamin sangat ramah dikantong….. big_smile Menurut saya sih yang paling enak adalah sate ayamnya karena dagingnya agak kecil dan sangat lembut, bumbu kacangnya juga sedap.icon_thumright

hotel central banjarnegara
Hotel Central Banjarnegara

Setelah kenyang kulineran pagi-pagi di Purbalingga, kamipun melanjutkan perjalanan menuju Banjarnegara dan langsung check in di hotel Central Banjarnegara. Meskipun dekorasinya cenderung tua, tapi enaknya hotel ini lokasinya sangat strategis karena berada di tengah kota dan harga kamarnya hanya 400rb per malam. Meskipun masih dibawah jam 12, namun alhamdulillah ada 1 kamar yang sudah available….. lumayanlah kita bisa leha-leha sebentar dan menyegarkan badan.26375_1376456182235_1556781579_942487_1758330_n

wana agro wisata banjarnegara
wana agro wisata banjarnegara

Sehabis shalat dzuhur, saatnya kita coba menjelajahi Banjarnegara. Dari hasil tanya mbah google sih kuliner khas sekitar adalah mie ongklok dan sate sapi pak Muhadi di wonosobo, jadi tentu saja kamipun langsung ngacir kesana….. mky_08 Ditengah perjalanan, kami sempat mampir ke kebun wana agrowisata di daerah sawangan yang berada di perbatasan banjarnegara dan wonosobo. Disini anak-anak terlihat enjoy berburu buah jambu mawar merah, singkong, duren, naga, dll serta memetiknya sendiri. Tiketnya sangat murah, hanya 5000 saja. Disini kita juga bisa minum kelapa segar yang langsung dipetik dari pohonnya saat itu juga….. 26375_1376443901928_1556781579_942362_6433508_a

mie ongklok wonosobo

Puas bermain di kebun, perjalanan kamipun berlanjut ke wonosobo demi mencicipi mie ongklok sate pak Muhadi, dan ternyata restoran ini sangatlah ramai. Kamipun terpaksa antri 15 menit demi mendapatkan meja makan. Dan semuanya itu terbayar ketika makanannya mulai disajikan. Mienya unik karena kuahnya yang kental dan manis, diatasnya ditaburi sedikit bumbu kacang. Pasangan mie ini adalah sate sapinya yang dagingnya kecil dan empuk, serta disajikan dengan bumbu kacang yang enak. Untuk sambalnya bukan cair seperti lazimnya mie pada umumnya, melainkan irisan cabe hijau yang segar. Harga seporsinya tidaklah mahal, jadi sangat direkomendasikan jika ada travellers yang sedang main ke wonosobo.icon_thumleft

20160709_201432
Shopping at Topaz mini market

Sore hari, kamipun balik ke hotel dan istirahat. Berhubung lokasi hotel kami sangat dekat dengan alun-alun Banjarnegara, tentu saja kami sedikit jalan-jalan menikmati malam hari disana. Meskipun kota ini tergolong kecil, tapi ternyata sangat hidup dibandingkan dengan kota kecil lainnya. Kalau soal udara sih cenderung panas jika siang hari, tapi malam hari cukup sejuk. It’s fun to explore more this city…… amor

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *