Jepang 2017: Disneyland Tokyo (Day 4)

Salah satu itenerary wajib jika liburan bersama anak keluar negeri adalah bermain di theme park. Di Jepang sendiri ada banyak sekali outdoor theme park, seperti disney resort, cosmo world, universal studio, fuji-Q, dan  lain sebagainya. Untuk trip kali ini kami memilih disneyland karena katanya lebih cocok untuk anak kecil. Sebetulnya selain disneyland juga terdapat disneysea yang berada di satu area disney resort yang katanya lebih bagus dan hanya ada satu-satunya di dunia. Berhubung bawa si bungsu Aira yang masih berusia 6 tahun, rasanya Disneyland merupakan pilihan yang tepat agar kami bisa mencoba semua wahana, ketimbang memaksakan ke Disneysea tapi hanya bisa menikmati sebagian wahana saja karena keterbatasan umur dan tinggi badan.

It’s fun time today……

Tokyo Disney resort terletak di kota Urayasu, Chiba. Akses menuju lokasi ini selain naik kereta JR, bisa juga menggunakan bis dari berbagai terminal tertentu. Dari Shinjuku tempat tinggal kami sebetulnya bisa naik express bus dari shinjuku bus terminal yang langsung menuju terminal bis disneyland di Maihama, namun kami tetap memilih naik kereta JR dengan alasan menghemat budget. Jam operasional Disneyland / Disneysea adalah pukul 09.00 saat weekday dan 08.00 saat weekend. Info lebih lengkap mengenai harga tiket, transportasi, jam operasional, hotel dan lain-lain dari Disneyland / Disneysea bisa klik di website resminya disini. Belajar dari kesalahan menyusun itenerary waktu ke disneyland Hongkong tahun 2012 yang tidak bisa maksimal menjelajahi semua wahana karena datang di siang hari, maka kali ini dibuat full 1 day di Disneyland agar anak-anak lebih puas.

Alhamdulillah pagi itu langit sangat cerah dan tampak bersahabat, tidak hujan deras seperti kemarin. Meski demikian, tidak mau mengambil resiko, kami tetap membawa jaket tebal keluar dari apartemen. Ada banyak alternatif kereta dari stasiun Shinjuku ke stasiun Maihama jika melihat petunjuk transportasi di google map.

JR Map ke disneyland: st. Shinjuku –> st. Tokyo –> st. Maihama

Kami memilih rute kereta JR Chuo line menuju Tokyo station dan transit ganti kereta JR Keiyo line ke Maihama station. Demi datang sepagi mungkin di disneyland menyebabkan kami juga terpaksa harus berjibaku dengan kepadatan stasiun dan kereta di pagi hari oleh penduduk Jepang yang hendak pergi bekerja. Kebetulan hari ini merupakan hari pertama kami menggunakan kereta JR. Tidak seperti kereta subway / monorail yang lebih mudah karena biasanya hanya terdiri dari 2 jalur saja di tiap stasiunnya, tapi ternyata stasiun JR Shinjuku itu sangat besar dan jalur keretanya ada banyak sekali. Butuh waktu extra untuk mencerna petunjuk rute kereta, apalagi ditambah pusing dengan keramaian stasiun di pagi hari…..  Alhasil maksud hati naik jalur JR Chuo line (rapid service) ke stasiun Tokyo, malah nyasar naik JR Chuo-Sobu line (local) ke stasiun Akihabara. Judul jalurnya sih boleh sama-sama “Chuo line”, tapi ternyata beda jalur setelah stasiun Ochanomizu.

Sang penyelamat kami di kereta

Sempat bingung setelah didalam kereta, tapi untungnya ada orang Jepang yang berbaik hati meluangkan waktu berangkat kerjanya untuk mengantarkan kami pindah kereta JR Yamanote line di stasiun Akihabara menuju stasiun Tokyo. Setibanya di stasiun Tokyo, ternyata pindah ke jalur JR Keiyo line itu cukup jauh dan memakan waktu hampir 15 menit berjalan kaki. Kirain stasiun Shinjuku sudah tergolong besar, tapi ternyata stasiun Tokyo itu jauh lebih besarrrr…… 

Jam 9 lewat kami tiba di stasiun Maihama. Dari stasiun ini tinggal berjalan kaki ke pintu masuk disneyland. Bagi yang hendak menuju disneysea, tersedia kereta disney loop line mengelilingi seluruh area disney resort. Dari atas stasiun aja sudah terlihat antrian loket Disneyland yang mengular naga panjangnya…..  Untunglah kami sudah beli tiket 1 day passport open date dari Jakarta, jadi gak perlu lagi buang waktu percuma untuk antri tiket. Meski kami datang di hari rabu yang notabene bukan hari libur, namun tetap saja didalamnya bukan main ramainya seperti cendol. Gak kebayang deh kalau datang kesini di hari libur….. 

Disneyland ini sendiri bukan main luasnya (sekitar 465,000 m2) dan terbagi menjadi beberapa zona dengan kastil yang menjadi ciri khas disneyland di seluruh dunia ditengahnya. Yang unik dari disneyland / disneysea Tokyo adalah adanya mesin fast pass. Mesin ini semacam mesin tiket indent memasuki wahana-wahana favorit pada jam yang ditentukan, sehingga kita tidak perlu antri panjang untuk memasuki wahana tersebut….. Cukup datang sesuai dengan jam yang tertera di tiket fast pass. Sembari menunggu waktu masuk wahana, kita bisa jalan-jalan ke tempat lain, sehingga bisa lebih efisien dalam memaksimalkan eksplorasi disneyland. Namun demikian bukan berarti kita bisa ambil tiket fast pass sebanyak-banyaknya, karena jarak stand by dari 1 tiket fast track ke pengambilan tiket yang berikutnya sekitar 1.5 jam. Jadi ada baiknya baca-baca referensi dulu kira-kira wahana favorit apa yang hendak dituju sebelum datang ke disneyland disini. Cara untuk mendapatkan tiket fast pass sangat mudah, cukup scan barcode dari tiket masuk disneyland / disneysea kita. Jadi setelah masuk pintu gerbang disneyland, tiketnya jangan sampai hilang yah…… 

Disneyland Map

 

  • World Bazaar
World Bazaar

Area pertama yang kami masuki setelah gerbang masuk Disneyland adalah World Bazaar. Disini kebanyakan merupakan toko souvenir yang lucu-lucu dan tempat makan. Tapi sebelumnya kami menitipkan tas kami dulu di locker yang berada di area ini. Dibagian depan World Bazar terdapat area meet and greet dengan tokoh-tokoh disney yang kebetulan pagi itu banyak berseliweran. Untuk karakter favorit seperti mickey mouse atau donald bebek, pengunjung yang kebanyakan adalah anak-anak harus mengantri panjang jika ingin berfoto dengannya. Sisa tokoh lainnya, kita harus saling sodok menyodok demi berfoto dengannya. Di salah satu toko World Bazaar, Aira membeli bandana telinga mickey mouse. Memang harganya tergolong mahal sih, tapi entah kenapa rasanya seperti suatu keharusan memakai pernak pernik disney disini…… 

  • Tomorrowland
Star Tours

Selanjutnya adalah berburu fast pass wahana Monster inc. sebagaimana rekomendasi para blogger karena katanya merupakan salah satu wahana favorit. Kami mendapatkan giliran memasuki wahana ini jam 16.20, jadi sembari menunggu, kami antri wahana Star Tour yang berada disebelah Monster inc. Raffa sangat senang akhirnya bisa melihat langsung tokoh-tokoh star wars seperti R2-D2 dan C3-PO, sekaligus melihat pesawat tempur yang ceritanya sedang dalam masa perbaikan. Hanya satu yang membuatnya kecewa adalah kendala bahasa. Meski secara tinggi rendah nada suaranya mirip dengan yang aslinya di film, tapi dengan logat bahasa Jepang membuatnya terasa berbeda. Tapi semua itu terpuaskan saat kami mulai duduk di kursi simulatornya, lalu diajakterbang dan bertempur bersama pilot C3-PO…… KERENNNN ABISSS!! 

Space Mountain

Wahana berikutnya adalah Space Mountain. Tanpa fast pass, antrian menaiki wahana ini terasa panjang dan lama. Saat hendak naik ke tangga eskalator atas tiba-tiba dihadang petugas perempuan dan menanyakan data nama, umur & passport dari si bungsu Aira. Kemudian ia diajak ke alat pengukur ketinggian. Sempat deg-degan juga saat melihat Aira diukur karena di Dufan banyak wahana tidak bisa dinaiki karena ketinggian badannya kurang dari 100 cm, tentunya akan menjadi kurang asyik juga dong jika terjadi juga di Disneyland ini….. Tapi alhamdulillah dengan sepatu boots-nya yang memiliki sol agak tinggi, ternyata tinggi badan Aira berhasil mencapai 102 cm disini….. Yaaayyyy……..!! Akhirnya ia diberikan gelang kertas yang membuatnya bebas menaiki seluruh wahana di Disneyland. 

All ride pass for Aira

Setelah sabar mengantri sejam lamanya, akhirnya kami menaiki roller coaster indoor pertama kami (soalnya hampir kebanyakan roller coaster seru di berbagai theme park terpaksa dilewati karena tinggi badan Aira yang tidak pernah mencukupi). Dan benar saja, roller coasternya sangat seruuuu…..!!  Kita seolah-olah diajak terbang ke luar angkasa yang gelap gulita, lalu kereta mulai deh naik turun belok sana sini dengan kecepatan tinggi tanpa kita ketahui arahnya. Benar-benar memacu adrenalin, Another 2 thumbs up!!!! 

Setelah main 2 wahana yang memacu adrenalin, saatnya duduk istirahat sembari nonton pertunjukan kabaret mickey mouse and friends di Showbase theater sebelah mountain space. Pertunjukannya menarik dan tematik, mulai dari aneka tokoh kartun seluruh film walt disney seperti lion king, tarzan, lilo & stich, hingga pertunjukan dansa seluruh pangeran dan putri dari seluruh film princess walt disney. Kurang lebih pertunjukannya mirip dengan golden mickey yang indoor di disneyland hongkong, tapi kalau disini dikemas di teater outdoor.

Stitch Encounter

Selesai nonton theater, kami melihat antrian wahana Stitch Encounter agak kosong. Langsung deh buru-buru lari kesana…… Saat mau masuk ke dalam sempat diberitahu petugas kalau segala pertunjukannya nanti full dalam bahasa Jepang, tapi kami tetap kekeuh masuk karena penasaran. Dalam benak kami toh tidak akan ada bedanya, soalnya kan memang semua atraksi disini dalam bahasa Jepang semua. Dan ternyata petugasnya benar, berada didalamnya terasa membosankan karena disini merupakan pertunjukan film interaktif yang lebih mengedepankan dialog komunikasi antara Stitch dengan pengunjung. Kelihatannya sih pembicaraannya lucu yah, soalnya rata-rata pengunjung pada tertawa terbahak-bahak tuh….. Sementara kami hanya bengong dan mengantuk saja tanpa sedikitpun memahami isi pembicaraannya…… 

Galaxy Pan Pizza Port

Tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 12 siang, padahal baru 1 zona yang dijelajahi. Berhubung perut sudah lapar, kamipun memesan pizza dulu di restoran pan galactic pizza port. Sebetulnya hanya ada 1 jenis pizza disana, tapi karena ragu akan kehalalannya, kami memesan pizza cheese only kepada petugas kasirnya. Dengan dibantu aplikasi google translate di hp android, kami bisa menjelaskan special order ini kepada petugasnya. Tak lama kemudian, datanglah manager restoran dan kami diberikan antrian khusus. Alhamdulillah mereka ternyata sangat helpful untuk pengunjung muslim…. 

  • Toontown
Toontown

Setelah perut kenyang, perjalanan dilanjutkan ke zona Toontown. Semua wahana disini sangat cocok untuk anak kecil berusia dibawah 7 tahunan, seperti main cat semprot di goofy’s paint ‘n play house, chip ‘n dale treehouse, toon park, minnie’s house dan Roger rabbit’s car toon spin. Aira sih tampak semangat main disini, tapi sayang kedua kakaknya merasa bosan. Untungnya  sih ada wahana mini roller coaster di gadget’s go coaster sebagai mood booster anak-anak.

  • Fantasyland
Mickey’s Philhar Magic

Tak mau berlama-lama di Toontown, kamipun lanjut ke zona Fantasyland. Ada begitu banyak atraksi menarik yang bisa dicoba disini, namun tidak semua kami datangi. Segala jenis carousel, seperti Dumbo the flying elephant, castle carrousel, Alice’s tea party dan star jets di Tomorrowland sengaja dilewati karena rasanya sayang bayar tiket mahal-mahal hanya sekedar naik carousel.

Atraksi pertama yang didatangi adalah Mickey’s Philhar Magic. Disini merupakan bioskop 3D, dimana kita diajak nonton pertunjukan film musikal dengan tokoh donald duck sebagai bintang utamanya. Pertunjukannya benar-benar sama persis dengan disneyland Hongkong, hanya berbeda bahasa saja. Menurut saya sih lebih bagusan show di Disneyland Hongkong karena jauh lebih teratur mulai dari alur masuk bioskop, saat nonton hingga keluar bioskop.  Sementara di Disneyland Tokyo karena pengunjungnya sangat banyak membuat semuanya serba terburu-buru dan bersifat kejar setoran, sehingga meski masih ada sebagian pengunjung yang belum duduk sempurna dan lampu belum mati, pertunjukan filmnya sudah dimulai.

Peter Pan’s Flight & Snow White’s Adventure

Tujuan berikutnya sebetulnya ingin melihat wahana It’s a small world dan haunted mansion, tapi sayangnya sedang dalam renovasi. Akhirnya ya banting stir ke wahana snow white’s adventure dan peter pan’s flight. Keduanya merupakan wahana sejenis, tapi menurut kami sih peter pan’s flight lebih menarik karena pengunjung seolah-olah diajak terbang dengan balon terbang berkeliling kota dan negeri neverland di malam hari.

  • Disney’s Castle
At the disney castle

Melihat kastil besar dan megah, Aira pun merengek untuk kesana. Apalagi saat itu sedang ada putri cinderella bersama sang pangeran tampan diatasnya yang sedang berdansa melambai kepada pengunjung, membuat sang princess Alisya tiba-tiba juga jadi semangat untuk naik keatas. Meski antriannya cukup panjang tidak menghalangi niat mereka untuk bertemu sang putri idaman. Sayangnya saat tiba diatas hanya bisa melihat diorama cerita cinderella dan ruangan dalam kastil, tanpa bisa bertemu dengan satupun princess walt disney. Semangat menggebu-gebu diawal rasanya seperti langsung padam dalam sekali siraman air, sehingga kedua putri kecil kami menuruni kastil dengan raut muka kecewa. Untungnya saat turun tangga, tampak parade disney sedang dimulai. Tanpa buang waktu, langsung deh kami terbirit-birit lari ke tengah aula kastil.

  • Disney’s Parade di aula kastil

Salah atraksi wajib saat ke Disneyland adalah menonton parade Happiness is Here. Setiap negara memiliki kendaraan parade dan tema yang berbeda, dengan lagu yang berbeda juga. Sayang karena datang terlambat membuat kami tidak bisa mendapatkan tempat duduk yang enak untuk menontonnya, tapi untungnya anak-anak tetap bisa menikmatinya.

  • Tomorrowland 2
Monster Inc.

Selepas parade, waktu sudah menunjukkan pukul 16.10, kamipun bergegas kembali ke zona tomorrowland untuk naik wahana Monster inc. Saat tiba disana waktu menunjukan pukul 16.16, namun tetap kami tidak diperbolahkan masuk meski hanya kurang 4 menit saja. Ya sudahlah, kita duduk pasrah saja sembari istirahat menunggu giliran masuk. Ternyata benar, dengan fastpass kita bisa masuk jalur khusus bebas antrian. Langsung deh naik ke dalam tram yang ada senter di tiap kursinya, lalu diajak berkeliling menonton pertunjukan boneka tokoh-tokoh kartun Monster inc menyinari target lampu dengan senter kita. dengan tema yang berbeda di setiap ruangannya. Rasanya ekspektasi kami atas wahana ini terlalu berlebihan saat mencobanya langsung. Atraksinya biasa banget euy….. 

Next sebelum pindah zona, kami mendatangi buzz lightyear’s astro blaster yang antriannya lebih sedikit dibandingkan dengan tadi siang. Serupa dengan wahana sebelumnya yang menggunakan senter, kalau disini pengunjung diajak naik kedalam tram dengan mesin pistol laser didalamnya. Wahana ini serupa dengan perang bintang di Dufan, dimana kita diajak berkeliling sepanjang jalur sembari menembaki target laser. Bedanya hanya kalau disini semuanya tampak terawat dan seluruh laser berikut dengan counter tembakannya berjalan dengan sempurna, tidak seperti punya dufan yang sekedar nyala saja. Opini pribadi sih wahana ini lebih menarik daripada Monster Inc

  • Westernland
Thunder Mountain

Berada di Disneyland benar-benar membuat waktu berjalan sangat cepat…… melihat jam sudah menunjukkan pukul 18.00, langit tampak semakin gelap dan mendung, udara juga semakin dingin……. padahal masih ada 3 zona yang belum dilihat. Meski badan sudah mulai lelah, tapi kami tetap semangat mencoba semua wahana di disneyland karena belum tentu ada kesempatan kesini lagi dimasa mendatang.  Karenanya kami langsung berjalan menuju Westernland dan langsung mencoba wahana Big Thunder Mountain. Wahana ini merupakan roller coaster berbentuk kereta tambang. Saat kami menaikinya, hujan mulai sedikit turun rintik-rintik. Meski demikian, kami cuek aja dengan tetesan air hujannya karena roller coaster yang jalurnya sangat panjang ini seru banget…!!  Menurut saya wahana ini merupakan salah satu roller coaster seru yang wajib dinaiki di disneyland Tokyo selain Space Mountain.

mark train riverboat

Berhubung langit sedikit gerimis, kami langsung mencari mark twain riverboat, jadi bisa menikmati wahana sembari berteduh didalam kapal. Wahana ini merupakan kapal steamboat berukuran sedang yang berkeliling kanal disekitar westernland. Lumayanlah karena suasananya kaya di eropa dan serasa kembali ke jaman dulu dimana kapal masih menggunakan uap untuk berlayar.

  • Critter Country
Splash Mountain

Disini terdapat wahana Splash Mountain yang mirip dengan arung jeram di dufan. Sebetulnya sih hati kecil ingin mencobanya, tapi khawatir kena basah karena tidak membawa baju ganti, sementara udara di malam hari sudah semakin dingin sekali, sehingga membuat kami mengurungkan niat menaikinya. Terpaksalah cukup berpuas hati melihat keseruan wahananya dari kejauhan…..  Di zona ini tidak banyak yang bisa dieskplorasi, karena selain splash mountain hanya ada beaver brothers explorer canoes, yakni main perahu canoe ala indian didanau, yang sudah tutup di malam hari.

  • Adventureland
Adventureland

Satu-satunya area yang tidak tersentuh kami sama sekali adalah Adventureland, karena waktu sudah menunjukan pukul 8 malam. Padahal disini ada begitu banyak wahana yang bisa dicoba, seperti Pirates of the Carribbean, Jungle Cruise, Western River Railroad, Swiss Family Treehouse, Theater Orleans dan The Enchanted Tiki Room: Stitch. Seakan dejavu, tentu saja hal ini mengecewakan karena sewaktu liburan ke Disneyland Hongkong tahun 2012 juga hanya zona ini yang gagal terjamah.

  • Closing Fireworks di aula kastil
Closing fireworks at the castle

Saat melihat jam tangan yang sudah menunjukkan pukul 8 malam, kamipun bergegas ke tengah aula kastil demi melihat pertunjukan penutup disneyland. Acara ini diadakan setiap malam hari sebelum tutup theme park di semua disneyland seluruh dunia, yang menurut kami merupakan solusi cerdas bagi pengelola untuk menarik pengunjung yang masih berkeliaran disekitar untuk menuju ke tengah theme park, sehingga lebih mudah mengusir secara halus saat penutupan. Sengaja kami datang lebih awal agar bisa mendapatkan tempat lesehan yang terbaik untuk menonton kembang api. Tepat pukul 20.30, Show ini dimulai dari pertunjukan film dengan memanfaatkan kastil sebagai pengganti layar background proyektor. Filmnya sendiri bercerita mengenai cinderella dan dilanjutkan ke semua tokoh karakter kartun disney, serta tentu saja diiringi oleh lagu-lagu disney yang sangat khas terdengar. Puncak acara adalah pertunjukan kembang api yang megah dan mewah……. Jika diperhatikan dalam setiap awal film-film bioskop disney kan selalu menunjukan logo kastil disertai dengan kembang api, nah disini merupakan perwujudan visual aslinya dari logo tersebut. Keren…!!  Khusus di Tokyo disneyland, ada extra show film mengenai alice in wonderland pada pukul jam 9 malam. Tapi berhubung saat itu hujan mulai turun dengan derasnya, terpaksalah kami bubar dan para pengunjung langsung kocar kacir mencari tempat teduh.

Alhamdulillah liburan hari ini sangat menyenangkan karena bisa bermain seharian di Disneyland, meskipun sangat disayangkan karena terasa anti klimaks-nya berakhir saat hujan deras….. Namun tetap sejuta keceriaan dan kenangan terasa membekas di hati kami….. Bahkan sampai detik ini saat saya menulis blog ini. Meski badan pegal, kaki gempor, perut keroncongan, tapi dengan hati gembira kami kembali ke apartemen dengan kereta untuk beristirahat. Anak-anak dan istri sih langsung tertidur pulas….. Sementara saya kembali sibuk menyusun itinerary untuk besok…… Kemana lagi yah enaknya? 

Anggaran hari ke empat

8 Comments Add yours

  1. Ini uda bagus sih, tinggal nambahin video terkait pada contentnya.

    1. Akthuro says:

      terima kasih telah membaca blog saya. Beberapa postingan saya sebenarnya ada link video-nya yang di upload ke youtube. Namun memang tidak semua posting ada videonya. Terkadang ada beberapa perjalanan yang tidak sempat merekam video, hanya dokumentasi foto saja. Terima kasih banyak atas masukannya.

  2. Robby Suhendra says:

    Assalamu’alaikum…
    Di rangkaian cerita di atas, disebutkan kalau mas sewa apartemen. Boleh tahukah sewa apartemen nya dimana dan apa nama apartemen nya

    1. Akthuro says:

      wa’alaikumsalam mas Robby.
      Selama di Jepang kita menginap di 2 apartemen, yakni apartemen “Elvita Yoyogi” di kota Tokyo & “Studio apartment Shin-Osaka” di kota Osaka. Detail informasinya bisa dilihat di salah satu artikel blog saya mengenai menginap di Jepang. http://www.kingjourneys.com/2017/04/24/asyiknya-memesan-apartemen-via-airbnb/

  3. Jimmy says:

    Halo 😁😁
    Mau tanya kalau Dari Shinjuku ke Disneyland pakai JR pass atau suica/pasmo atau bisa pakai Tokyo Subway pass, thanks

    1. Akthuro says:

      Halo juga mas Jimmy.
      Akses kereta menuju ke Disneyland hanya tersedia jalur JR. Jadi bisa menggunakan JR Pass / JR Tokyo Wide Pass / JR tokyo 1 day pass / JR Tokunai pass. Dengan keempat jenis pass ini kita bisa bebas menggunakan akses kereta MRT khusus untuk jalur JR wilayah kota Tokyo seharian. Kalau mau menggunakan Suica / passmo card juga bisa, tapi kena tarif retail. Karena kartu ini semacam e-money / Flazz di Indonesia, jadi bebas digunakan untuk semua keperluan transaksi, baik itu kereta / bis / belanja di minimarket / beli tiket wisata / dan lain sebagainya.
      Silakan dihitung sendiri kira-kira berapa kali perjalanan kereta yang hendak digunakan seharian. Jika lebih dari 4x di 1 jenis jalur kereta JR / Metro / private line tentu akan lebih hemat membeli kartu 1 day pass. Jika sekiranya banyak kombinasi jalur kereta dalam waktu seharian, akan lebih hemat menggunakan suica / passmo card.

  4. Alice Pratiwi says:

    Mau Tanya mas Akthuro, mas beli 1 day passport open date dr Jkt via apa ya ? Saya sih list di web disneyresort resminya…ga ada pilihan open date?

    1. Akthuro says:

      Halo mbak alice. Kalau tiket open date disney bisa dibeli di semua travel agent besar di Indonesia, seperti panorama / dwidaya / chan brothers / dll. Kalau mau yg harganya agak miring & sering ada diskon bisa coba cari di bukalapak, liat aja yg ratingnya bagus & banyak testimoninya biar lebih percaya.=)

Leave a Reply to Akthuro Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *